Scroll untuk baca artikel
BeritaKalimantanLaka lantas

Kecelakaan Tragis di Paser: Ketika Truk Batu Bara Mengancam Keselamatan Warga

×

Kecelakaan Tragis di Paser: Ketika Truk Batu Bara Mengancam Keselamatan Warga

Sebarkan artikel ini

Hotnetnews.co.id ||Kaltim, Kecelakaan maut kembali terjadi di Paser akibat aktivitas truk hauling batu bara milik PT Mantimin Coal Mining (MCM) di Kalimantan Selatan. Pada 26 Oktober 2024, seorang perempuan berusia sekitar 20 tahun kehilangan nyawanya setelah truk roda 10 terbalik di Kecamatan Muara Komam dan menimpa pengendara motor. Insiden ini menambah deretan kecelakaan yang sering terjadi, dan video kejadian ini pun cepat viral di media sosial.

Sejak akhir 2023, truk hauling ini telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat. Meskipun sempat ada demonstrasi dari warga Kecamatan Batu Sopang, aktivitas tersebut tetap berlanjut. Awalnya, hanya truk roda enam yang diizinkan melintas, namun kini truk roda 10 kembali beroperasi, membuat warga semakin resah.

Noviandra, seorang warga Paser, menegaskan perlunya pertanggungjawaban dari pimpinan perusahaan dan kepala teknik tambang PT MCM. “Aktivitas ini harus dihentikan untuk mencegah korban selanjutnya. Mantimin harus bertanggung jawab tidak hanya untuk kejadian ini, tetapi juga insiden sebelumnya, baik kerugian nyawa maupun materiil,” ujarnya.

Kapolsek Muara Komam, Iptu Wahyudhi Ismanto, menyatakan bahwa sopir truk telah diamankan bersama kendaraannya untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Paser, Inayatullah, menegaskan bahwa masalah ini telah disampaikan hingga ke level provinsi dan kementerian, namun belum ada respon yang memadai.

Dari hasil pertemuan, Pemkab Paser menyimpulkan bahwa PT MCM tidak memiliki izin untuk melintasi jalan nasional yang dilalui truknya. Hal ini menimbulkan pertanyaan serius tentang bagaimana izin tambang mereka bisa dikeluarkan tanpa memiliki jalur hauling yang aman.

Kecelakaan ini memunculkan keresahan di tengah masyarakat, dan banyak yang berharap tindakan tegas diambil agar keselamatan warga tidak terus terancam. Saatnya bagi pemerintah dan perusahaan untuk mendengarkan suara rakyat dan memastikan keselamatan bersama.(HNN//AW.S)