Hotnetnews.co.id || Merangin, Dua orang anggota TNI (D) dan temannya pergi mengisi minyak solar untuk mobilnya, di salah satu Pom Bensin di Desa Simpang Limbur Merangin Kecamatan Pamenang Barat Kabupaten Merangin Jambi.
Pada minggu 10 Maret 2024 dua anggota TNI berinisial anggap saja D, dan temannya ikut antrian panjang dengan pelangsir untuk mengisi solar, dari pagi sampai pukul 9,30 WIB. ” Ketika itu sudah mendekati Pompa pengisi berjarak 4 unit mobil lagi menjelang giliran D mengisi minyak solar mobilnya.
Tiba tiba saja ada salah satu mobil menyusup dari depan, rupanya Manager Pom J yang minta di isi lebih awal mobil tersebut. Kerena mobil keluarga manager bawa orang sakit.
“Manager mengatakan saya sudah minta izin dengan pelangsir itu, makanya saya isi mobil keluarga saya.
“Lanjutnya mengatakan saya di sini sudah di kuasakan oleh atasan saya.
Semua keputusan di tangan saya, ” Selama ini anggota pasti saya bantu,” tutupnya.

Awak media mendapatkan informasi dari beberapa orang saksi yang berada di TKP mengatakan Sebenarnya D Itu sedikit lagi menjelang giliran mengisi minyak mobilnya,”Tiba tiba saja terpancing ada salah seorang berkata hingga terdengar lantang ke telinga D mengatakan, “Masak kita ikut antrian dari pagi tau tau ada yang berani menyusup dari depan, Mendengar omongan itu D di duga oknum Anggota TNI langsung turun memberi hadiah kepada manager tersebut.
Untung pada saat itu banyak yang bantu melerai, akhirnya permasalahan itu bisa dimusyawarahkan dengan jalan kekeluargaan atau duduk bersama,” Tapi belum selesai (Damai)
Pada saat awak media ingin menyaksikan pertemuan kedua belah pihak, karena ada yang minta tolong bantu pantau pertemuan di pom tersebut. Pas ingin masuk Pintu terkunci dari dalam,” Ucap awak media
Patut di sayangkan kasus tindakan kekerasan di lakukan oleh oknum penegak hukum yang seharusnya lebih menjaga kenyamanan dan keamanan.
Mengingat pernyataan tegas KSAD Jendral Maruli Simanjuntak,” Kekerasan yang dilakukan anggota TNI terhadap warga sipil tidak dibenarkan dengan alasan apapun
Sampai Berita ini diterbitkan D, di Konfirmasi melalui Phone WhatsApp dengan no 0823211651XX tidak menjawab atau membalas.
(Oleng)












