Scroll untuk baca artikel
Kabupaten Bekasi

“Dzolim Dan Kejam” Dana Hibah NPCI Tahun 2025 Rp 7,5 Milyar Sudah Di Serap Tapi Atlit Disabilitas Kelaparan, Sedangkan Milyaran Dana Hibah Tahun 2024 Di Duga ada Yang Di Gunakan Untuk Biaya Nyaleg Sehingga Bermasalah Hukum

×

“Dzolim Dan Kejam” Dana Hibah NPCI Tahun 2025 Rp 7,5 Milyar Sudah Di Serap Tapi Atlit Disabilitas Kelaparan, Sedangkan Milyaran Dana Hibah Tahun 2024 Di Duga ada Yang Di Gunakan Untuk Biaya Nyaleg Sehingga Bermasalah Hukum

Sebarkan artikel ini

Kabupaten Bekasi | Hotnetnews.co.id

“DZOLIM dan KEJAM” kalimat ini mungkin sangat tepat jika kita selamatkan kepada Ketua NPCI Kabupaten Bekasi KARDI LEO, atas segala tindakannya dalam memimpin NPCI Kabupaten Bekasi. Bagaimana Tidak, Pasalnya, Berdasarkan Informasi yang di peroleh Wartawan dari Narasumber yang Notabene mantan Pengurus NPCI, Mengatakan, bahwa akhir akhir ini Puluhan Atlit Disabilitas yang tergabung di NPCI Kabupaten Bekasi dari berbagai Cabang Olahraga (Cabor), di katakan, mereka mendapat perlakuan tidak wajar, “Dzolim dan Kejam” dari Oknum Pengurus NPCI di bawah Kepemimpinan KARDI LEO.

Sumber berita Melalui Telpon Genggamnya Membeberkan kepada Wartawan, dia Katakan, karena tidak ada uang untuk Biaya makan, maka Puluhan Atlit Disabilitas di Pulangkan ke Kampung halaman Masing masing dari tanggal 26 Mei dan akan kembali ke Mes NPCI tanggal 10 Juni 2025. Bahkan, kata Sumber Berita itu, Para Atlit Disabilitas yang di pulangkan ke kampung halaman Masing masing itu, tidak di berikan tiket baik itu tiket pesawat maupun tiket kapal Air, Benernya. Sementara Atlit Disabilitas yang berasal dari luar pulau Jawa dan masih bertahan di Mes NPCI Kelaparan karena tidak di dirikan uang makan selama Libur itu. Lebih miris lagi, di katakan Sumber berita, bahwa ada Atlit Disabilitas yang datang ke rumahnya (Datang ke rumah Mantan Pengurus NPCI), Dan supaya Atlit disabilitas itu bisa makan, ia di kasih beras, telor, dan Minyak Goreng oleh Mantan Pengurus NPCI itu. Terangnya.

Bukan itu saja, Lanjut sumber berita itu, Atlit Disabilitas sejak bulan Januari hingga bulan mei 2025, honornya tidak di berikan. Sedangkan Dana Hibah tahun anggaran 2025 Sebesar Rp 7,5 Milyar sudah di serap atau sudah di cairkan. Pertanyaanya Adalah, Digunakan untuk Melakukan Kegiatan apa kah Duit Hibah Rp 7,5 Milyar itu..? Sampai sampai Atlit Disabilitas pada Kelaparan..? Tanya mantan Pengurus NPCI itu.

Lebih Lanjut Sumber berita yang Notabene Mantan Pengurus NPCI yang masih Komunikasi dan Hubungan Baik dengan Para Atlit Disabilitas itu, Juga Mengatakan, Bahwa Atlit Disabilitas itu “Tertekan” dan takut, tidak bisa berbuat banyak. Dan apabila ada yang Protes, Mereka di usir di suruh pergi dari NPCI Kabupaten Bekasi, oleh salah seorang Pengurus NPCI Berinisial SYT, Imbuh Sumber berita itu.

” Iya Pak, mereka ( para Atlit Disabilitas), sudah menganggap saya sebagai Orangtuanya. Maka kalau ada apa” para Atlit disabilitas itu mengadu Curhat ke saya. Selama libur ini, sekitar 35 sampai 40 orang Atlit Disabilitas dari berbagai Daerah di pulangkan dari sejak tanggal 26 Mei dan akan kembali ke Mes tanggal 26 Juni 2025 ini. Mereka para Atlit Disabilitas itu di pulangkan tapi tidak di berikan tiket, baik itu tiket pesawat maupun tiket kapal Air. Dengan alasan Pengurus tidak ada uang untuk biaya makan Atlit. Atlit yang dari luar pulau Jawa, dan masih bertahan di Mes NPCI datang ke rumah saya, dan sepulang dari rumah saya kembali ke Mes, saya kasih beras 5 kilo, telor, dan minyak goreng. Pokoknya kasihan deh pak, miris lihatnya, saya enggak Tega. saya bisa bantu ya cuma bgitu begitu Pak, cuma sesuai kemampuan saya. sejak dari bulan Januari sampai bulan Mei 2025 ini, para Atlit disabilitas honornya Belum di berikan. Coba kalau bisa dari pihak Dispora atau Dewan melakukan Sidak ke NPCI, agar dapat mengetahui kondisi yang sesungguhnya di NPCI Kabupaten Bekasi, Pak. itu Pelatih Atlit yang di panggil ke Inspektorat, juga sudah bilang ke saya, dan bahkan sebelum berangkat ke Inspektorat, mereka akan kumpul dulu di rumah saya”. Pungkasnya.

Sungguh Ironis, Dana Hibah tahun 2025 Rp 7,5 Milyar sudah di cairkan, tapi Atlit Disabilitas Kelaparan. “Memprihatinkan, Dzolim, dan Kejam”, mungkin itu kata yang di gambarkan, atas apa yang terjadi di NPCI Kabupaten Bekasi saat ini.

Sebagaimana telah di ketahui bersama, Milyaran dana Hibah NPCI tahun anggaran 2024, yang di Duga terjadi Penyalah gunakan Anggaran alias Di Duga ada Korupsi itu, kini sedang berproses hukum di Unit Kriminal khusus (Krimsus) Polres Metro Bekasi. Dan di peroleh informasi, atas Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah NPCI Kabupaten Bekasi tahun anggaran 2024 itu, Penyidik sudah memeriksa Belasan saksi saksi, para pengurus NPCI baik yang masih Aktif maupun yang sudah mantan Pengurus.

Dan kabar terakhir yang di peroleh Wartawan, 3 Orang Kepala Pelatih dari 3 cabang Olahraga, yang di antaranya, EKA KARTA WIJAYA Kepala pelatih Cabang olah raga Tenis meja, HALILULAH kepala Cabang olah raga renang, dan HAMDANI kepala pelatih Cabang olah raga panahan, pada hari senin tanggal 02 Juni 2025 ketiganya sudah di panggil ke Inspektorat Kabupaten Bekasi guna di minta keterangan terkait dana Hibah NPCI tahun 2024 yang di Duga Bermasalah itu. Dan informasi terakhir tinggal menunggu hasil Penghitungan berapa kerugian Negara, dalam kasus Dugaan Korupsi dana Hibah NPCI tahun 2024 tersebut.

Mantan Pengurus NPCI tahun 2024, melalui telpon selulernya, kepada Wartawan Mengatakan, bahwa Pencairan dana Hibah tanggal 12, 13, dan tanggal 19 Februari 2024 sebesar Rp 3,5 Milyar, dikatakan, di gunakan untuk Kepentingan Pribadi Ketua NPCI KARDI LEO, di gunakan untuk kepentingan Politik Nyalon Legislatif ( Nyaleg), Terangnya.

“Iya, pada saat itu Ketua NPCI Kardi Leo, memang bilang dengan pengurus lainya, bahwa Uang Dana Hibah itu dia (Kardi Leo) Pinjam dulu untuk biaya Nyalon Dewan. dan akan dia kembalikan kalau dirinya terpilih jadi Dewan. Tapi kan enggak kepilih, maka sampai saat ini Uang Hibah yang di pakai itu, belum di kembalikan. Duit dari mana dia pak, kan dia enggak kerja, cuma mengandalkan NPCI. kan NPCI duit nya gede Pak”. Terang sumber berita itu.

H. Wawan Setiawan, SE.MM, dari Irban V inspektorat Kabupaten Bekasi, Melalui telpon genggamnya Membenarkan adanya Pemeriksaan 3 orang kepala Pelatih Atlit Disabilitas NPCI tersebut.

“Ya, benar 3 orang kepala Pelatih Atlit disabilitas pada Senin 02 Juni 2025 di panggil ke Inspektorat Irban V, untuk di minta keterangan terkait Penggunaan dana Hibah NPCI tahun 2024. Doa in ya, mudah” an semuanya lancar”. Kata H.Wawan Setiawan, SE.MM.

Sementara itu Kepala Dinas Budaya Pemuda Dan Olahraga ( Disbudpora) Kabupaten Bekasi, IMAN NUGRAHA, hingg berita ini di turunkan ber kali kali, IMAN NUGRAHA belum memberikan Konfirmasi terkait Kisruh di NPCI tersebut. Menurut Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Prestasi Olahraga, KETUT SUDIAWAN, mengatakan bahwa Pimpinannya ( Kadispora IMAN NUGRAHA), sedang mengikuti PIM 2, kata KETUT.

Sementara itu Ketua NPCI Kabupaten Bekasi KARDI LEO, melalui pesan WhatsApp (WA) ketika di minta Konfirmasi untuk menggunakan hak Jawabnya, ia mengatakan dengan Singkat, bahwa Anggaran tahun 2025 sedang berjalan Pembinaan dan Kegiatan di NPCI, jawabnya.

“Bang anggaran tahun 2025 sedang berjalan pembinaan dan kegiatan di NPCI” Jawab KARDI LEO singkat.

Ketika di Konfirmasi terkait Anggaran Hibah tahun 2024 yang kini Menjadi Persoalan Hukum di Unit Kriminal Khusus (Krimsus) Polres Metro Bekasi, Ketua NPCI Kardi Leo, Tidak Menjawab. ( Tim Redaksi ).