Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaKab. MeranginPeristiwaViral

Jamaludin Lubis, Selaku Penanggung Jawab, Sopir ALS Mengaku Tidak Tau Apa Yang Terjadi Dengan Penumpang 

479
×

Jamaludin Lubis, Selaku Penanggung Jawab, Sopir ALS Mengaku Tidak Tau Apa Yang Terjadi Dengan Penumpang 

Sebarkan artikel ini

Hotnet News.co.id || Merangin Seorang sopir Bus eksekutif PT ALS Antar Lintas Sumatra dengan trayek Medan-Jakarta terkesan berpura pura tidak tau apa yang telah terjadi antara penumpang dengan kernet Bus tesebut pada Rabu (5/6/2024)

Kendati sudah jelas terjadi cekcok salah seorang penumpang sebut saja (AZM dan Oleng) dengan kernet ribut terkait tempat duduk atau bangku yang  kosong sekira pukul 2.30 menjelang pagi.

Pada saat itu dua orang penumpang naik mobil di Merak, baru saja ia naik dan duduk. “Ucok seorang kernet Bus tersebut langsung bertanya ! Bapak turun di mana…

“Ya saya turun di Bangko jawab oleng

Berapa Ongkosnya, si kernet Ucok menjawab 350 ribu, Oleng lalu jawab kurangi lah pak 300 yah.”ungkap oleng

Ucok sang Kernet bilang kamu mau duduk di bangku serep,”dengan nada ketusnya

“Akhirnya oleng memutuskan dengan membayar 350 ribu berdua jumlah 700 ribu karena ia berdua barulah aman.

Lebih menariknya Penumpang pada saat masuk kapal semua penumpang turun, harus naik kapal duduk di atas.

Sekira pukul 5 pagi naik kembali kedalam bus, karena terlihat ada kursi yang kosong di belakang Sopir, lalu penumpang duduk, tiba tiba ucok bilang kamu duduk di kursi dekat WC itu,”kata ucok

Kursi ini sudah ada yang pesan, penumpang pun jawab,” Ok, tapi saya numpang duduk aja, Nanti naik penumpangnya saya pasti pindah.

Terjadilah ribut bertengkar mulut, untungnya ada sopir serep, ia bilang biarlah bapak itu duduk di sana kursi itu kosong juga,”tutur si sopir serep.

Setelah berangkat dan perjalanan lebih kurang 5 jam, sampai lah di loket, rumah makan di daerah lampung semua penumpang turun beristirahat makan dan solat Zuhur.

Lebih kurang 1 jam istirahat para penumpang naik kembali dan terlihat ganti Sopir dan kernetnya. Penumpang naik baru mau duduk kernetnya Tampa basa basi mendorong penumpang ke belakang, seperti tidak ada kata bahasa maap, memperlakukan penumpang tidak ada rasa perikemanusiaan.

Mengetahui peristiwa itu Harahap (51) penumpang satu Bus saat itu yang berasal dari medan sempat berkata saya dari bandung mau ke Damasraya menyaksikan dan mendengar kekejaman seorang kernet dengan penumpangnya.

Saya sendiri sama orang medan  kesal melihat kelakuan kernet itu, terus berdebat seola olah mobil ini milik bapaknya bercerita dengan nada kesel.”jelasnya

Lanjut wahab yang juga sama  penumpang ia merasa kecewa naik Bus eksekutif ALS ini, saya naik dari bandung turun di kali basah ia turun terlewat jauh dari alamat yang dia tuju.

“Ya saya sudah kasih tau sopir dan kernet, malah jawab marah. sudah kelewat 10 KM, baru di turunkan sembarangan tempat, terasa kesal ia banting tas miliknya, tapi tidak di hiraukan sang sopir yang penting bapak itu di turun bukan ditempat alamatnya.

(Yahya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *