Scroll untuk baca artikel
BeritaKab. Merangin

Waduh !! Diduga Pemerintah Desa Papit Rehab Jembatan Gantung Asal Jadi

×

Waduh !! Diduga Pemerintah Desa Papit Rehab Jembatan Gantung Asal Jadi

Sebarkan artikel ini

HotnetNews.co.id || Merangin, Proyek pembangunan rehabilitasi bangunan Jembatan Gantung menuai sorotan publik, Diduga Pemerintah Desa Papit ambil kesempatan Dana Desa masuk kantong Pribadi kepala Desa (Kades), di Desa Papit kecamatan Pamenang Barat Kabupaten Merangin Jambi, Minggu (13 /10/2024)

Rehabilitasi Jembatan Gantung yang bersumber dari Dana Desa tahun 2024 senilai Rp, 270.000 000 ‘- Sebagai pelaksana Tim, Pengawas TPK Desa.

Anehnya pada saat media ini melihat lansung ke lokasi Beberapa Tokoh Masyarakat Papit datang menemui media Hotnet News. Ambil kesempatan nian pemerintah Desa kini.”tutur salah seorang warga

Anggaran Rehab jambatan Gantung dengan Dana Ratusan juta bahannya banyak memakai bahan yang lama, belum lagi baut banyak tidak di pasang terlihat pak ?..

“Kawat yang di cat itu, jaman pemerintah sebelum Kades Ansori. Kayu yang di Pasang kaya terentang sempat 1 tahun sudah rapuh tu hari ini Minggu Tanggal 14 /10/24 lantai yang di ganti.

Kami menilai jauh dari kayu sebelumnya. Terlihat kayu yang dipasang akan mudah Rapuh tambah belum lagi datang hujan, kehujanan datang panas, kepanasan tahan setahun sudah kami kasih pemerintah Desa Cap jempol,”ungkapnya.

Menurut keterangan Warga Desa Papit pas melintas di jembatan tersebut, yang tidak mau namanya di tulis, Mengatakan bang kenapa? Jambatan Gantung ini di kerjakan oleh Pajri , mau untung banyak ya,? Katanya pada Media ini, coba lihat tali seling itu bekas semua? Baut nya tidak ada.

Kami dengar info dari kepala desa bahan nya baru papan kayu kelas dua, itu yang di pasang kayu Terentang pak . Kalau orang kota Dio dak tau Namo kayu nyo kami dusun ni tau, tu kayu mudah Rapuh,”katanya.

Mungkin biar banyak uang masuk kantong pribadi wajarlah macam itu pembangunan di desa kami,”tegasnya

Sayangnya Pada saat kepala desa papit Ansori di konfirmasi melalui phone WhatsApp nya nggak aktip, di kirim pesan singkat tidak membalas, Sampai berita ini di terbitkan kepala desa belum memberi jawaban,”pungkasnya”.

(Romi)