KAB. BEKASI | HOTNETNEWS.CO.ID
Persoalan kerusakan rumah warga dan fasilitas jalan umum yang diduga terdampak proyek galian kabel PLN di Desa Jatireja, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, memasuki babak baru. Menindaklanjuti keluhan masyarakat, Lembaga Swadaya Masyarakat Gada Sakti Nusantara (LSM Ganas) resmi mendatangi kantor PLN UP3 Cikarang untuk meminta klarifikasi dan pertanggungjawaban atas dampak pekerjaan tersebut.
Ketua Umum LSM Ganas, Brian Shakti, bersama rombongan menyambangi kantor PLN UP3 Cikarang Kota yang berlokasi di Desa Cimahi, Kecamatan Cikarang Pusat, pada Jumat (30/10/2026).
Kedatangan LSM Ganas merupakan tindak lanjut atas keresahan warga yang mengeluhkan dampak pekerjaan galian kabel PLN. Selain mengganggu aktivitas pengguna jalan, pekerjaan tersebut diduga menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga dan infrastruktur jalan umum.
Brian Shakti menegaskan, langkah yang dilakukan pihaknya merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang merasa dirugikan. Ia meminta pihak PLN memberikan penjelasan terbuka terkait pelaksanaan pekerjaan, dampak yang ditimbulkan, serta mekanisme penyelesaian kerugian warga.
“Kami datang membawa aspirasi warga Jatireja yang merasa dirugikan. Akibat kegiatan proyek galian kabel PLN ini, ada rumah warga yang mengalami kerusakan, begitu juga dengan fasilitas jalan umum yang ikut terganggu dan rusak. Kami meminta persoalan ini ditindaklanjuti secara serius,” tegas Brian Shakti.
Namun, upaya klarifikasi tersebut belum memperoleh jawaban langsung dari pihak pimpinan PLN. Berdasarkan keterangan petugas keamanan, Kepala ULP Cikarang Kota, Kurniawan, beserta bagian Humas, Ardi, sedang tidak berada di kantor.
Rombongan LSM Ganas kemudian diterima oleh perwakilan bagian pelayanan, Berkly. Dalam pertemuan tersebut, pihak pelayanan menyampaikan bahwa pimpinan sedang berada di luar kantor dan menyarankan agar penyampaian aspirasi dilakukan melalui bagian Humas.
Meski belum mendapatkan jawaban substantif, LSM Ganas menegaskan akan terus mengawal persoalan tersebut hingga terdapat kejelasan mengenai tanggung jawab atas kerusakan yang dikeluhkan warga.
Brian Shakti menyatakan, pihaknya bersama rekan-rekan media berencana kembali mendatangi kantor PLN UP3 Cikarang Kota dalam waktu dekat untuk melanjutkan upaya konfirmasi dan meminta penjelasan resmi.
Warga Menunggu Kejelasan dan Tanggung Jawab
Persoalan ini menjadi perhatian serius karena menyangkut keselamatan, kenyamanan, serta hak masyarakat atas lingkungan permukiman dan fasilitas umum yang layak.
Warga terdampak berharap pihak PLN maupun pelaksana pekerjaan tidak mengabaikan keluhan yang telah disampaikan. Pemeriksaan terhadap kondisi rumah dan jalan yang mengalami kerusakan, serta kejelasan mekanisme penanganan dan pemulihan, dinilai penting agar persoalan tidak berlarut-larut.
LSM Ganas menegaskan, langkah mendatangi PLN bukan semata-mata untuk menyampaikan protes, melainkan mendorong penyelesaian yang transparan, terukur, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Kini, publik menantikan respons dan langkah konkret dari pihak PLN UP3 Cikarang terkait keluhan warga Desa Jatireja.
Apakah kerusakan rumah dan jalan warga akan segera ditindaklanjuti? Warga berharap pihak terkait segera memberikan klarifikasi dan memastikan adanya penyelesaian yang adil atas dampak pekerjaan tersebut.
Redaksi akan terus memantau perkembangan persoalan ini dan membuka ruang klarifikasi bagi pihak PLN maupun pihak pelaksana pekerjaan demi keberimbangan pemberitaan. [Red]
















