Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaKriminalMurataraPeristiwaSumatera selatan

Tragis Rumah Wartawan di Bobol Maling

980
×

Tragis Rumah Wartawan di Bobol Maling

Sebarkan artikel ini

Hotnetnews.co.id || Muratara  Kisah Zulkarnain (37), wartawan di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) menjadi korban pencurian.

Rumahnya yang berada di Kampung 7 Desa Noman Baru, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara dibobol maling.

Tak tanggung-tanggung, pencuri menggasak habis seisi rumahnya mulai dari kulkas hingga joran pancing.

“Habis galo, kulkas, motor, baju-baju, piring makan, teko pancing aku laju,” cerita Zulkarnain pada awak media, Selasa (26/3/2024).

Zulkarnain merupakan wartawan Harian Sumatera Ekspres atau lebih dikenal dengan Koran Sumeks.

Dia berasal dari Kota Palembang, warga RT 23, RW 08, Kelurahan 20 Ilir D IV, Kecamatan Ilir Timur I.

Akibat dari kejadian tersebut, Zulkarnain mengaku mengalami kerugian ditaksir mencapai Rp 30 juta.

“Barang-barang yang dimaling nya itu kalau dihitung ada lah sekitar Rp 30 jutaan totalnya,” kata Zulkarnain.

Dia menceritakan, peristiwa pencurian itu diketahuinya saat pulang dari Lubuklinggau pada Jumat, 22 Maret 2024.

Diketahui korban menjalankan tugas jurnalisnya di 3 wilayah yakni Musi Rawas, Lubuklinggau dan Muratara.

Namun untuk domisili tetap, korban tinggal di rumahnya di Kampung 7 Desa Noman Baru, Kecamatan Rupit, Muratara.

Saat korban pulang dari Lubuklinggau, dia curiga karena pagar kecil pintu depan rumah bagian kanan rusak.

Lalu korban masuk ke dalam rumah melalui pintu depan yang masih terkunci.

Setelah masuk ke dalam, kondisi dalam rumah sudah berantakan dan barang-barang berserakan.

Pintu kamar yang sebelumnya terkunci sudah dirusak pencuri.

Melihat kondisi rumahnya, Zulkarnain memperkirakan pelaku diduga masuk dari bagian belakang dapur.

Modusnya dengan cara mencongkel bagian lantai bawah yang terbuat dari papan kayu.

Kemudian pelaku berusaha masuk ke dalam kamar melalui lantai dua. Hal itu terlihat ada sejumlah kain yang diikat di lantai dua yang terjuntai ke arah dalam kamar.

Diduga karena posisi pintu kamar dikunci, pelaku mendobrak pintu dengan cara dirusak menggunakan linggis.

“Ya Kemungkinan pelaku keluar dari pintu sebelah kanan depan rumah.

Diakui Zulkarnain, sejumlah barang berharga disimpannya dalam kamar.

Adapun barang-barang korban yang hilang seperti sepeda motor Yamaha Mio, kulkas Sharp, televisi 24 ins merk Sharp, sepeda gunung, laptop Accer, kamera Cannon, dan kamera vlog 4K.

Kemudian, mejikom, mesin pompa air Sanyo, kipas angin, mesin penggiling Mie Kuning, kompor gas dua tungku, tabung gas melon, dan peralatan makan.

Selain itu, juga hilang gerinda, bor listrik, satu set kunci ring, senapan angin, karpet bulu, satu tas berisi dua set pancing Fuboru, dan satu tas kecil berisi batu akik.

Bahkan pencuri mengambil beberapa pakaian, dan tas sekolah anak korban.

Zulkarnain mengaku kasus pencurian yang dialaminya itu sudah dilaporkan ke Polsek setempat.

Dia berharap pihak kepolisian dapat mengusut kasus pencurian yang dialaminya.

Zulkarnain juga mengungkapkan di kawasan rumahnya sudah dua kali kejadian aksi bobol rumah.

“Sudah 2 kali, kemarin selang berapa hari tetangga depan rumah aku yang dimaling, dia langsung pindah,” ujar Zulkarnain.

(YAN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *