Scroll untuk baca artikel
BeritaKabupaten Sarolangun

Wowww !!! Seorang Napi Diduga Kendalikan Peredaran Narkoba dari Dalam Lapas Sarolangun

1787
×

Wowww !!! Seorang Napi Diduga Kendalikan Peredaran Narkoba dari Dalam Lapas Sarolangun

Sebarkan artikel ini

HotnetNews.co.id || Sarolangun, Peredaran barang haram narkotika jenis sabu di wilayah Sarolangun provinsi Jambi diduga dikendalikan salah seorang narapidana di lembaga pemasyarakatan Sarolangun (lapas). Pengakuan ini didapat dari sumber berinisial (R) yang pernah di hubungi via phone WhatsApp untuk dapat menjual mengedarkan barang haram jenis sabu tersebut, Jum’at (11/10/2024).

Menurut keterangan (R) kepada awak media mengatakan salah seorang tahanan lapas Sarolangun diduga Husen (40) thn warga desa Kerto Pati sudah menjalankan hukuman lebih kurang (2) tahun tapi Husen tetap aman membuka jaringan Narkoba di dalam Lapas tersebut.

Modus Husen mengedarkan barang haram jenis sabu dari dalam lapas dengan cara menyasar aplikasi Facebook, messenger berlanjut ke aplikasi WhatsApp,” ungkap R

Lebih lanjut (R) menjelaskan, “Ya saya pun pernah di hubungi Husen untuk mengedarkan barang haram tersebut, Ya, saya tolak,” ucapnya.

“Tapi diambil alih oleh Rido yang mengedarnya.

Patut di sayangkan bisa-bisanya narapidana memiliki alat telekomunikasi sejenis HP didalam lembaga pemasyarakatan Sarolangun (lapas), ada apa…, apakah lemahnya pengawasan lapas

Berbekal informasi yang didapat dari sumber yang nama nya minta di privasi, awak media hotnetnews.co.id mendatangi lapas Sarolangun guna mengkonfirmasi kebenaran yang terjadi di lapas tersebut,

Pada salasa 7/10/2024 saat awak media konfirmasi Kalapas di KPLP. Pada saat di minta keruangan khusus kalapas, cukup di sini aja,”katanya.

“Apakah benar ada salah seorang narapidana warga Kertopati atas nama Husen yang bebas memakai HP didalam lapas diduga mengendalikan peredaran narkoba dari dalam lapas Sarolangun, dan dia mecari pelanggan lewat aplikasi di internet untuk menjual barang haram sabu-sabu.

Awak media pun memberikan alat bukti pesan suara husen, seketika itu Kalapas perintahkan anak buahnya untuk memanggil Husen, bawa kesini,”ucapnya

“Tak berselang lama anak buahnya cek ke ruang tahanan. Begitu kembali malah membawa laptop dan bertanya, Siapa nama nya pak ? Husen. Ia asal dari mana, Desa Kertopati

Kalapas bilang sabar ya pak, biar di cek di laptop dulu kerena isi lapas ini ± 590 narapidana.

“Tak berapa lama si anak buah nya bilang ada nama Husen tapi orang luar semua, bahkan sudah keluar di tahun kemarin.

Kembali bawahan kalapas bertanya, siapa Nama orang tua Husen itu. Kerena media ini belum tau nama orang tua nya. Lalu minta waktu tar saya coba cari tau ketempat keluarga Husen di Desa Kerto Pati .

Pada Rabu 8/10 media ini lansung menuju keluarga dekat Husen untuk menggali informasi mencari tahu menanyakan Husen Anak siapa,? …B…. Berapa lama lagi masa tahanan nya ? Saya rasa tahun depan ini bebas,”tuturnya.

Sayangnya pada saat petugas kalapas di hubungi untuk kami berikan informasi terkait nama Husen bin …..

Dia jawab ada nama Husen tapi dia sudah pindah ke Tanjung Jabung kalau mau coba cek kesana saja,”jelasnya

Selanjutnya awak media berdasarkan informasi yang didapat dari pihak lapas Sarolangun tentang keberadaan Husen, hingga berita ini di terbitkan, dalam waktu dekat akan mendatangi lapas Tanjung Jabung

Dan selanjutnya awak media akan mengkonfirmasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) agar turun langsung dan sesegera mengambil tindakan tegas bagi warga binaan maupun petugas lembaga pemasyarakatan yang terbukti secara hukum terlibat dalam peredaran narkoba dari balik jeruji.

(Yahya)