Hotnet News.co.id || OKUTIMUR, Ir H Lanosin MT atau Enos memiliki komitmen besar dalam menuntaskan persoalan honorer atau tenaga non ASN.
Ir H Lanosin MT sejak menjabat Bupati 2021 lalu, telah serius menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 20 tahun 2023, tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).
Buktinya secara besar-besaran pemerintah Kabupaten OKU Timur merekrut tenaga honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Total sudah 2.632 orang telah dilantik oleh Enos, menjadi PPPK di lingkungan pemerintahan Kabupaten OKU Timur.
Jumlah tersebut bakal bertambah, sebab tahun 2024 ini Pemerintah Kabupaten OKU Timur membuka 1.436 formasi PPPK. Rekrutmen PPPK tahun anggaran 2024 ini sedang dalam proses pendaftaran.
Tahun ini pula formasi PPPK tersebar luas hingga ke tingkat kelurahan, dan semua OPD tersedia formasi PPPK.
Begitu juga untuk jenis formasi, mulai dari PPPK Guru, PPPK Tenaga Kesehatan dan PPPK tenaga teknis lainnya.
Menurut Kepala BKPSDM Kabupaten OKU Timur Sutikman bahwa non ASN di Kabupaten OKU Timur pada 2021 lalu sekitar 7.000 orang.
Kemudian pada tahun 2021 ada rekrutmen PPPK besar-besaran. Pemerintah OKU Kabupaten membuka 1.634 formasi. Hanya saja karena tes sistem passing grade, peserta yang lolos seleksi dan dilantik hanya 783 orang.
“Kemudian tahun 2022 kembali membuka rekrutmen PPPK sebanyak 170 formasi, yang lolos 167 orang,” kata Sutikman, Rabu 16 Oktober 2024.
Pada tahun 2023, kata Sutikman, Pemerintah Kabupaten OKU Timur kembali membuka kesempatan bagi honorer untuk ikut seleksi PPPK.
“Tahun 2023 kita membuka 1.681 formasi PPPK. Kemudian yang lolos dan dilantik menjadi PPPK oleh pak Bupati sebanyak 1.596 orang,” ujarnya.
Sejak 2021 hingga 2023, pemerintah OKU Kabupaten OKU Timur telah melantik 2.632 orang menjadi PPPK. Sehingga jumlah honorer sebelumnya sekitar 7.000 berkurang menjadi 5.124 orang.
“Dari sisa 5.124 tenaga non ASN ini tentunya akan kembali berkurang, karena ada 1.436 formasi PPPK yang sedang proses rekrutmen,” katanya. (Ihsan)












