TALIABU – Hotnetnews.co.id
Skandal dugaan korupsi penyertaan modal daerah yang menyeret PT Taliabu Jaya Mandiri (TJM) kini memasuki babak panas. Fakta persidangan di Pengadilan Tipikor Ternate bukan hanya membuka pelanggaran, tetapi juga mengarah pada dugaan adanya aktor besar di balik pencairan dana ilegal tersebut.10/04/26
Publik pun mulai bersuara lantang: akankah kasus ini berhenti pada “pemain kecil”, atau benar-benar menyeret dalang utamanya? Desakan menguat agar Komisi III DPR RI turun tangan mengawasi, bahkan membongkar jika ada indikasi permainan dalam penanganan perkara ini.
Dalam persidangan, Aliong Mus mengakui fakta mengejutkan: PT TJM belum terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM saat dana APBD sebesar Rp1,5 miliar dicairkan. Pengakuan ini menjadi “bom waktu” yang menguatkan dugaan adanya pelanggaran hukum serius.
Secara tegas, pencairan dana kepada perusahaan yang belum berbadan hukum jelas melanggar Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 dan Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017. Artinya, keputusan tersebut bukan sekadar kelalaian administratif, melainkan berpotensi pidana.
Sebagai kepala daerah saat itu, Aliong Mus memegang kendali penuh sebagai Pemegang Kekuasaan Pengelolaan Keuangan Daerah (PKPKD). Dalih “hanya menanyakan proses” dinilai tidak cukup untuk menghapus tanggung jawab hukum atas pencairan dana tersebut.
Kini sorotan tajam mengarah pada aparat penegak hukum, khususnya Kejaksaan Negeri Pulau Taliabu. Publik mempertanyakan keseriusan penanganan kasus ini: mengapa fakta persidangan sudah terang, namun aktor utama belum juga disentuh?
Jika penegakan hukum di daerah dinilai tumpul, maka Komisi III DPR RI didesak segera turun melakukan pengawasan ketat. Bahkan, pemeriksaan terhadap kinerja aparat penegak hukum menjadi tuntutan yang tak terelakkan.
Kasus ini kini menjadi ujian nyata,apakah hukum benar-benar ditegakkan tanpa pandang bulu, atau justru kembali tunduk pada kekuatan di balik layar?
Publik menunggu bukan sekadar janji, tetapi keberanian untuk menyeret siapa pun yang terlibat hingga ke meja hijau.
Red




















