Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BekasiBeritaKriminal & HukumPeristiwaViral

Terkesan Lamban Penanganan Kasus Pelecehan Seksual “UPTD PPA Kab. Bekasi Dampingi Korban

104
×

Terkesan Lamban Penanganan Kasus Pelecehan Seksual “UPTD PPA Kab. Bekasi Dampingi Korban

Sebarkan artikel ini

Hotnet News.co.id || Kab. Bekasi, Senin 06/05/2024. Sempat senyap kasus pelecehan seksual yang terjadi pada santriwati di pondok pesantren Al Mustopa desa ridhogalih kec cibarusah, korban berinisial ( N ) warga desa balekambang kec jonggol sudah melaporkan kejadian yang terjadi pada diri pada pihak yang berwajib dengan di dampingi orang tua korban.

Namun sudah 6 bulan korban ( N ) merasa diri nya tidak ada kepedulian atau pun perlindungan dari hukum yang ada di negara indonesia ini .pada tanggal 12 maret 2024 korban melapor kan perlakuan ustad inisial ( OB ) ke polres kab Bekasi dengan no laporan STTPLP/B/803/III/2024/SPKT/POLRES METRO BEKASI/POLDA METRO JAYA.sungguh ironis sudah hampir 2 bulan laporan korban belum juga ada tanggapan yang serius dari pihak yang berwajib .

Senin 06/05/2024 jam 13:10 wib korban (N) di damping orang tua dan keluarga mengadukan musibah yang sudah di serah kan keluarga kepada pihak yang berwajib dengan di dampingi keluarga mendatangi UPTD PPA Kab Bekasi bertujuan meminta perlindungan dan pembelaan atas kejadian yang menimpa diri nya .

Tim awak Media, mempertanyakan kepada pihak UPTD PPA KAB Bekasi sudah sejauh mana kasus ini sepengetahuan pihak UPTD PPA LB BEKASI ???

“Kami dari PPA baru menerima laporan dari korban ( N ) dan keluarga kami mendalami kasus ini kami langsung menanyakan kejadian yang menimpa diri nya maka dari itu kami harus bergerak cepat jangan sampai kasus ini berlarut larut untuk sementara dugaan pelecehan seksual yang terjadi pada korban,( N )ini ujar Al Buchori analisis hukum UPTD PPA KAB BEKASI.

“Kami dari UPTD PPA kab Bekasi akan mendampingi korban ( N ) Sampai ke pengadilan “tambah nya.

(hendro/aro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *