HOTNETNEWS.CO.ID || Kab. Bekasi, OKNUM yang mengaku pegawai dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, di ketahui Bernama DIMAS di Duga kuat telah melakukan Penipuan terhadap korbanya, Ketua Dewan Pimpinan Cabang ( DPC) Lembaga Komunitas Pemberantasa Korupsi ( L- KPK) ANWAR SOLEH. Modus penipuan yang di lakukan DIMAS, dia mengaku bisa Membantu melakukan Uji Laboratorium ( LAB) terhadap suatu barang, untuk di ketahui hasilnya mengandung bahan Berbahaya apa tidak. Peristiwa Dugaan Penipuan tersebut, berlangsung kurang lebih satu bulan ayang lalu, Ketika itu ketua DPC L-KPK ANWAR SOLEH mau melakukan uji Laboratorium berupa serbuk Blac Karbon dan Sulfur. Atas kejadian ini ANWAR SOLEH mengalami kerugian Uang kurang lebih 2 juta rupiah.
Kepada Wartawan ketua DPC L-KPK ANWAR SOLEH mengatakan, bahwa, awalnya dia minta Bantuan kepada tekanya bernama LUPUS, untuk mencari Orang yang bisa membantu melakukan uji Laboratorium Blac Karbon dan Sulfur. LUPUS pun mengaku kepada ANWAR SOLEH, bahwa dirinya punya kenalan bernama DIMAS yang bekerja di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, dan bisa membantu untuk melakukan proses uji Laboratorium. ANWAR SOLEH pun akhirnya Memberikan Serbuk Blac Karbon dan Sulfur serta sejumlah Uang Kepada LUPUS untuk biaya proses Laboratorium. Terang Ketua DPC L-KPK ANWAR SOLEH.
Di tempat terpisah, LUPUS membenarkan, dirinya menyerahkan serbuk Blac Karbon dan Sulfur, serta pertama RP 1,5 juta dan kedua Rp 3000 ribu kepada DIMAS. selanjutnya, DIMAS menjanjikan kepada LUPUS, bahwa hasil Laboratorium (LAB) berikut Rekomendasi paling lambat selama 6 hari. Terang LUPUS.
Dikatakan LUPUS, serbuk Blac Karbon dan Sulfur yang akan dilakukan uji laboratorium ( LAB), dan Uang untuk Biaya proses Laboratorium tersebut, kata LUPUS, di serahkan kepada DIMAS di kampung Rengas Desa Karang Patri Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi di rumah DIMAS. Paparnya.
Namun, kata LUPUS setelah tunggu berminggu Minggu, dan di tanyakan hasil Laboratorium dan rekomendasi, DIMAS hanya janji janji terus, yang tidak ada buktinya. Terang LUPUS.
Bahkan Lanjut LUPUS, belakangan DIMAS sulit di jumpai, terkesan menghindar dari Tanggung jawab. kalau pun bisa komunikasi lewat telpon, DIMAS hanya janji janji terus yang tidak ada buktinya. hingga berita ini di turunkan, Hasil Laboratorium (LAB) Blac Karbon dan Sulfur yang DIMAS janjikan itu hanya janji Palsu Belaka. Bahkan, berdasarkan WhatsApp (WA) dari DIMAS kepada LUPUS di katakan proses Laboratorium dan Rekomendasi Batal, dan LUPUS di suruh Melakukan Laboratorium di tempat Lain, Uang dan Blac Karbon serta Sulfur akan di kembalikan. Namun hingga berita ini di turunkan DIMAS bekum mengembalikan Uang dan barang Blac Karbon dan Sulfur ayang mau di lakukan uji Laboratorium tersebut, Beber LUPUS.
Ketika Di lakukan Konfirmasi ke UPTD Laboratorium Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, di peroleh Informasi dari Pegawai di UPTD Laboratorium tersebut, di katakan bahwa DIMAS tidak atau bukan pegawai UPTD Laboratorium Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kabupaten Bekasi.
” Di sini tidak ada pegawai yang bernama DIMAS Bang” begitu penjelasan dari Pegawai UPTD Laboratorium Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi itu, sambil memperlihatkan daftar nama nama Pegawai.
Ketua DPC L-KPK Kabupaten Bekasi ANWAR SOLEH, karena dirinya merasa menjadi korban Penipuan oleh Oknum bernama DIMAS tersebut, maka dikatakan, persoalan ini akan di lakukan Pelaporan kepada Polisi guna di lakukan Proses Hukum.
“Ya, Apabila yang bersangkutan (DIMAS) tidak punya itikat baik mengembalikan Uang dan barang serbuk Blac Karbon dan Sulfur tersebut, maka dengan terpaksa saya akan tempuh jalur hukum”. Tegas ANWAR SOLEH. (Tim Redaksi)












