Scroll untuk baca artikel
Kabupaten Bekasi

Baznas Kabupaten Bekasi Lounching Program Anggur Upayakan Kurangi Pengangguran

1490
×

Baznas Kabupaten Bekasi Lounching Program Anggur Upayakan Kurangi Pengangguran

Sebarkan artikel ini

Hotnetnew.co.id || Kab. Bekasi, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bekasi kembali melaunching program bertajuk Anggur Baznas (Aku Nggak Mau Nganggur, Baznas). Dengan menggandeng Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia Kabupaten Bekasi, Baznas fasilitasi 29 orang ikuti pelatihan tata rias yang dilaksanakan di aula Gedung Baznas Kabupaten Bekasi, Kompleks Pemkab Cikarang Pusat pada Senin (16/10/2023).

Pelatihan ini menjadi salah satu upaya mengurangi angka pengangguran yang ada di Kabupaten Bekasi.

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengatakan apresiasinya kepada program yang dijalankan dalam rangka pengentasan pengangguran. Apalagi pelatihan ini akan dilanjutkan dengan pendampingan oleh HARPI Kabupaten Bekasi untuk memastikan para peserta bisa menjalankan bisnis tata rias.

“Agar nanti setelah peserta ini dilatih bisa berlanjut praktek dan menjalankan bisnis tata rias, sehingga tujuan dari Baznas yaitu mengurangi pengangguran, ini bisa tercapai,” ungkapnya usai melaunching program Anggur Baznas.

Menurut Dani Ramdan peserta program pelatihan ini akan menjadi asisten dalam pendampingan untuk event-event yang membutuhkan tata rias. Sehingga program pelatihan bisa jadi lebih produktif dan terukur.

“Nanti bisa dijadikan asisten dulu perias yang sudah mapan, nanti kalau dia sudah bisa mandiri, bisa menjalankan usahanya,” tuturnya.

Senada dengan itu, Ketua Baznas Kabupaten Bekasi Syamsul Bahri menjelaskan program tersebut menjadi turunan dari Bekasi Mandiri. Program Anggur Baznas menjadi prioritas untuk mereka masyarakat yang belum memiliki pekerjaan.

“Untuk bisa diberikan bantuan Baznas lewat pelatihan-pelatihan, sehingga mereka memiliki keterampilan. Dan pada akhirnya apa yang mereka ucapkan Aku Nggak Mau Nganggur Baznas benar-benar mereka wujudkan sehingga lebih mandiri mengelola kehidupan ekonominya,” katanya.

Seperti diketahui, saat ini Pemkab Bekasi menurutnya tengah berupaya mengentaskan kemiskinan dan mengurangi pengangguran. Syamsul Bahri juga mengatakan ke depan terbuka untuk pelatihan-pelatihan lainnya selain tata rias.

BACA ARTIKEL  Puri Nirwana Residences Siapkan 6 Pompa Dan Normalisasi Danau Antisipasi Di Musim Penghujan

“Jadi kita tidak membatasi apa itu pelatihannya, bahkan kita tadi bicara dengan Pak Pj, akan ada pelatihan Bekam, cuma memang kita lebih bekerjasama ke komunitas profesi tersebut, kenapa, karena akan mempermudah proses monitoring evaluasi dan pendampingannya, sehingga akan terukur keberhasilan program baik output maupun outcome-nya,” pungkasnya. (Red)