HotnetNews.co.id||Karawang Kios Pupuk Bersubsidi Dua Saudara beralamat di Jalan Baru,Kelurahan Tanjung Mekar,Kecamatan Karawang Barat,Jawa Barat,Diduga meraup keutungan pribadi dengan menjual Pupuk Subsidi melebihi Harga Eceran Tertinggi HET.Selasa (04/02/2025)
Berdasarkan informasi dari salah satu masyarakat Kelurahan Tanjung Mekar,Kecamatan Karawang Barat,Kabupaten Karawang Jawa Barat,pada hari senin tanggal 03 Febuari 2025 yang berinisial (NG) menjelasksn kepada Awak Media”bahwa di akhir Tahun kemarin saya membeli Pupuk Subsidi di tempat Kios pak Mito dan di antar langsung oleh ketua Gabungan Kelompok Tani (Gaboktan) Kelurahan Tanjung Mekar, sebanyak Empat (4) Kwintal,dengan Harga Urea Rp 240.000/Kwintal dan Rp 250.000/Kwintal untuk Fhonska,itu pun saya ambil sendiri.
“Saya sudah Dua Tahun sewa Lahan Sawa,bahkan dari Tahun kemarin saya juga ambil Pupuk Subsidi di Tanjung Mekar tempat Pak Mito dan pada Tahun ini pun saya menebus Pupuk Subsidi diKios Pak Minto dengan harga yang sama,Rp 240.000/kwintal untul Urea dan Rp 230.000/kwintlanya untuk Fhonska,tetapi sampai saat ini Pupuk tersebut belum saya ambil dikarenakan stok Pupuk Fhoska belum ada.tutupnya
Ditempat Terpisah Haji Abas Selaku ketua Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) membenarkan bahwa Petani yang berinisil NG bener membeli Pupuk Subsidi dengan harga Segitu “Saya selaku ketua GAPOKTAN mengantar langsung kekios Pak mito dan meyaksikan pembayaran Pupuk Subsidi sejumlah Rp 240.000/kwintal jenis Urea dan Phonska Seharga Rp 250.000/Kwintalnya.terangnya
Pada Tanggal 05 Febuari Tahun 2025 Awak Media ingin Konfirmasi terkait dugaan menjual Pupuk Subsidi melebihi HET di Kios Dua Saudara, Gugun selaku Anak pemilik Kios menjelaskan kepada Awak Media “iya kami mengaku salah karna menjual Pupuk subsidi melebihi HET, tetapi kami lakukan itu karana Kios banyak pengeluran, terkait upah pembongkaran senilai Rp 250.000/satu Mobilnya,bahkan buat sopir kami membayar Rp 50.000/satu ritnya , belum lagi buat beli kertas dan lain-lain,paling-paling kios mendaptakan cuma Rp 200.000.
Ade selaku perwakilan dari Distributor Telaga Jaya menjelaskan “Kenapa Kios itu susah menerapkan haraga HET, karena ada Ongkos bongkar Muat,Ongkos tersebut di beban kan sama kios.tetapi kedapan nya kita coba kordinasi kesemua kios di wilayah kita, biar kios dan Distributor dapat keuntungan sedikit,beban tidak kekios semua. Supaya harga HET tercapai
Pupuk Subsidi sudah jelas,harus jelas mengikuti harga HET,untungnya cuma 75 Perak per-kilo,belom Admintrasinya,Internet dan kertasnya.pungkasnya
(Red)

















