Scroll untuk baca artikel
BeritaMUARA ENIMNasionalPolitik

Diskusi Publik Rencana Pilkada Tidak Langsung Kolaborasi BEM Universitas Indo Global Mandiri Marzuki Alie School of Government, dan BEM SI Se-Sumbagsel

273
×

Diskusi Publik Rencana Pilkada Tidak Langsung Kolaborasi BEM Universitas Indo Global Mandiri Marzuki Alie School of Government, dan BEM SI Se-Sumbagsel

Sebarkan artikel ini

HotnetNews.co.id||Palembang~ Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indo Global Mandiri (BEM UIGM) bekerja sama dengan Marzuki Alie School of Government telah menyelenggarakan Diskusi Publik bertajuk Rencana Pilkada Tidak Langsung: Tantangan Demokrasi dan Arah Tata Kelola Pemerintahan Daerah*. Kegiatan ini juga dihadiri oleh *Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Se-Sumatera Bagian Selatan*, sebagai bentuk konsolidasi gerakan mahasiswa dalam merespons isu demokrasi nasional.

Diskusi publik ini menjadi ruang dialog terbuka yang mempertemukan mahasiswa, akademisi, dan pegiat kebijakan publik untuk mengkaji secara kritis wacana pilkada tidak langsung. Pembahasan difokuskan pada dampaknya terhadap prinsip demokrasi, partisipasi politik rakyat, serta akuntabilitas pemerintahan daerah. Kehadiran BEM SI Se-Sumbagsel memperkuat legitimasi forum ini sebagai diskursus kolektif lintas kampus yang berorientasi pada kepentingan publik.

Presiden Mahasiswa Universitas Indo Global Mandiri, *Muhammad Joansyah*, menegaskan bahwa diskusi publik ini merupakan bagian dari tanggung jawab intelektual dan moral mahasiswa dalam menjaga demokrasi.

> “Isu pilkada tidak langsung adalah persoalan serius yang menyangkut hak politik rakyat. Oleh karena itu, mahasiswa tidak boleh apatis. Kehadiran BEM SI Se-Sumbagsel dalam diskusi ini menjadi bukti bahwa gerakan mahasiswa bersatu dalam mengawal demokrasi agar tetap berlandaskan kedaulatan rakyat dan nilai keadilan,” tegas Muhammad Joansyah.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kolaborasi antara BEM UIGM, Marzuki Alie School of Government, dan BEM SI Se-Sumbagsel diharapkan mampu melahirkan rekomendasi kritis yang konstruktif sebagai kontribusi mahasiswa terhadap perumusan kebijakan publik.

Melalui diskusi publik ini, seluruh elemen yang terlibat berkomitmen untuk terus mendorong ruang-ruang dialog yang sehat, partisipatif, dan berbasis kajian, guna memastikan demokrasi Indonesia tumbuh secara substansial, bukan sekadar prosedural.

BACA ARTIKEL  Tanggapan Kepala Desa Sukarukun Terkait Anggaran Tahap Satu 2023