Hotnetnews.co.id || Kab. Bekasi, Terkait pemberitaan yang sempat viral di media sosial tentang mirisnya warga yang menggotong jenazah melalui sawah yang sedang banjir di desa Pantai Mekar Kecamatan Muaragembong.
Rohmat kepala urusan (kaur) pemerintahan desa Pantai Mekar saat ditemui tim Hotnetnews dikediamannya dan dia juga warga setempat kampung Kedung bokor, tetangganya Almarhum ibu Nurhayati yang jenazah di gotong lewat sawah mengatakan, “Terkait makam yang tidak ada akses jalan dan sempat viral di media itu sejarahnya, sebelum saya lahir makam itu sudah ada kemungkinan makam ada nya bukan puluhan tahun lagi bahkan ratusan tahun. Makam itu namanya keramat kebo kebetulan keberadaannya di belakang kebun orang tua saya kalau dari kebun orang tua tiga petak sawah, dan Almarhum ibu Nurhayati tadinya orang Jakarta dia tinggal di situ beli kebun orang tua saya terus tinggal di situ, kemudian dia meninggal ya memang untuk memakamkan jenazah akses jalan ya lewat situ, dan hal itu buat warga Kampung itu sudah biasa, mungkin kerena kemarin itu di Vidio in gotong jenazah lewat sawah yang sedang banjir kelihatan seperti gimana? padahal itu sudah biasa buat warga di Kampung itu.
Lanjut Rohmat, “Nah terkait pemerintah yang dianggap kurang perduli terhadap akses jalan untuk menuju makam, kami juga sering musyawarah dengan warga setempat untuk membuat akses jalan ke makam keramat Kebo namun kami menemui kendala, sebab akses jalan itu melewati beberapa pemilik sawah dan salah satunya punya orang Jakarta, dari pemilik sawah yang warga setempat mereka mengizinkan sawahnya di gunakan sedikit untuk jalan ke makam, tetapi pemilik sawah yang orang Jakarta belum dapat ditemui yang ada hanya bujangnya atau yang garap sawah, nah kalau salah satu dari pemilik sawah tidak mengizinkan tentunya tidak bisa tembus juga.
Kemudian dengan viral nya berita tentang tidak akses jalan ke makam ini saya mengharapkan kepada pemilik sawah yang di Jakarta dapat memberikan atau mewakapkan sedikit sawah nya untuk jalan ke makam kalau memang harus di kita akan berusaha membelinya.” Tuturnya
Sementara itu Jaka warga Kedung bokor RT 01 RW 08 membenarkan kata bang Rohmat pegawai pemerintah desa Pantai Mekar bahwa menggotong jenazah lewat sawah itu sudah biasa karena memang makam sejak dulu tidak akses jalan. Namun kami sebagai masyarakat mohon pada pemerintah mengupayakan agar dapat duduk bareng dengan warga setempat untuk musyawarah mencari solusi supaya makam keramat kebo itu ada jalannya, sebab makam tersebut selain sebagai makam umum juga mempunyai sejarah situs keramat kebo.” ucapnya (Sardi)


















