Kabupaten Merangin,HotnetNews.co.id
Senin 2/6/2025 Bintang (12 ) tahun siswa kelas 7D SMP negeri 12 kabupaten Merangin, Senin pagi berangkat sekolah seperti biasanya, pada saat itu jam pelajaran olahraga di mana guru olahraga nya jarang masuk sekolah karena guru olahraga nya tidak ada anak murid nya pun banyak yang bermain dan tidak belajar dan bintang 12 tahun bersama galeh kelas 7A dan kawan Laen nya Rifki,(7A) Roy 7(B) fahti(7D) bermain sepakbola di lapangan depan kelas (7D) berebutan bola bintang menendang bola terkena kaki nya galeh yang membuat Gale jatuh, dan tidak terima dengan tendangan kaki bintang Gale yang emosi memeluk bintang dan dihempas kan jatu ketanah ,dan bintang pun lemas jatuh di tanah dan di kerumunin anak anak yang mendekat .
namun di sayang kan tidak satu pun guru yang mendekat atau membantu dan bersikap masa bodoh ,
Sehingga bintang yang merasa sakit dan terbaring di tanah di bawah ke kelas dan menunggu jam pulang sambil merintih dan menangis kesakitan, setelah jam setengah dua bintang pulang di antar kawan kawan y Tampa sepengetahuan guru .
Sesampainya di rumah bintang pun langsung tidur setelah orang tua nya pulang baru lah pecah tangis nya menceritakan tentang kejadian di sekolah, orang tua bintang pun langsung konfirmasi ke wali kelas 7D namun guru nya menjawab besok saja buk datang kesekolahan dan kami di larang menyelesaikan masalah sekolah melalui media online, silahkan ibuk besok datang kesekolahan ujar guru wali kelas 7D.( Ibuk Dinda)
Dan ibuk bintang( Rahma )pun mencoba menghubungi pihak kepala sekolah SMP negeri 12 Merangin , kepala sekolah SMP negeri 12 ( pak Karno) mengatakan kalau pas kejadian itu guru guru nya lagi mengurusi persiapan ujian,, namun memang dari pagi anak anak tidak ada pelajaran sama sekali dan kejadian y di jam pelajaran jam 11 , dan melalui telepon WhatsApp kepada sekolah menyarankan untuk segera di bawah untuk di obati dan menghubungi orang tua Gale ,, orang tua Gale yang di wakili oleh kakaknya Galang tidak mau bertanggungjawab karena itu kejadian nya di sekolah ,,dan pihak dari korban sangat berharap untuk kesehatan anak nya yang sebentar lagi mau ujian semester genap.
(Rahma)












