Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BekasiBeritaUncategorized

Dugaan Penyimpangan Dana Desa Bojongsari, Ketidak Sesuaian Antara BPD dan Kades, Ada Apa…!!!

147
×

Dugaan Penyimpangan Dana Desa Bojongsari, Ketidak Sesuaian Antara BPD dan Kades, Ada Apa…!!!

Sebarkan artikel ini

Hotnet News.co.id || Bekasi, Pengelolaan dana desa untuk penyertaan modal Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Bojongsari, Kecamatan Kedung Waringin, Kabupaten Bekasi, menjadi sorotan setelah terungkap ketidak sesuaian antara Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Kepala Desa. Anggaran yang dialokasikan untuk BUMDes dari tahun 2022 hingga 2023, sebagaimana tercatat dalam Laporan Keuangan Pemerintah Desa Bojongsari, mengundang pertanyaan terkait penggunaannya yang dinilai tidak transparan.

Menurut Ading, Ketua BPD Desa Bojongsari, saat dikonfirmasi oleh media melalui pesan WhatsApp, “Pada tahun 2022, dana sebesar Rp 50.000.000 dialokasikan untuk pembelian mesin penggilingan padi sebagai modal awal BUMDes. Sementara itu, pada tahun 2023, anggaran sebesar Rp 100.000.000 digunakan untuk sewa lahan dan bangunan pabrik penggilingan padi milik Hj. Unisah dan Bapak Udin serta untuk pengadaan alat tulis kantor (ATK) seperti komputer dan printer, serta modal untuk usaha jual beli padi serta peternakan entog dan ayam.”(24 Juni 2024)

Dalam konfirmasi tertulisnya kepada tim media melalui WhatsApp, Ading mengungkapkan bahwa BUMDes tidak bekerja sama dalam usaha penggilingan padi dan jual beli padi di Kampung Paketingan. “Kantor BUMDes berlokasi di bangunan yang sudah disewa untuk penggilingan padi,” ungkapnya. Namun, Ading juga menambahkan bahwa penggilingan padi beroperasi hanya dilakukan saat panen saja,

“Masih di penggilingan padi. Sendiri bang.. yg kerja warga sekitar

Masih…cuman panen doang… kalau musim nyawah pake beli rabuk”

Mulyana Saepul, Kepala Desa Bojongsari, dalam konfirmasi terpisah melalui WhatsApp oleh tim media mengungkapkan hal yang berbeda dengan Ading. Menurut Mulyana, usaha BUMDes penggilingan padi dilakukan kerja sama dan masih beroperasi sampai saat ini. (25 Juni 2024)

Menurut mulyana saepul kades bojongsari “Bumdes usaha di bidang Penggilingan padi.

Masih pak,dan Kerja sama”

“Iya bang, terkait bumdes mah kan ada direkturnya saya hanya menerima proposal pengajuan modal usaha bumdes

“Sehingga menjadi pertanyaan pernyataan Ketua BPD dan Kades tidak sesuai sebagaimana yang diungkapkan oleh Ading bahwa BUMDes menjalankan usaha penggilingan padi sendiri tanpa kerja sama. Usaha penggilingan padi tidak beroperasi saat ini,” katanya.

Hasil investigasi di lapangan yang dilakukan oleh tim media menunjukkan fakta di Kampung Paketingan ujung, penyewaan lahan dan bangunan pabrik penggilingan padi oleh BUMDes milik Hj. Unisah dan Bapak Udin tidak lagi beroperasi. Bahkan banyak warga Desa Bojongsari yang tidak mengetahui keberadaan Kantor BUMDes dan warga juga tidak tahu tentang penggilingan padi itu usaha BUMDes.

Namun, warga sekitar lingkungan penggilingan padi, Hj. Unisah dan Bapak Udin, mengatakan bahwa penggilingan padi Hj. Unisah tidak lagi beroperasi. “Warga sekitar tidak tahu kalau penggilingan padi Hj. Unisah disewa oleh BUMDes.”

Hal ini menimbulkan kebingungan di masyarakat terkait penggunaan anggaran penyertaan modal BUMDes. Masyarakat berhak mengetahui dengan jelas bagaimana dana desa dikelola, apakah untuk mendukung usaha penggilingan padi yang nyata atau digunakan untuk kegiatan lain.

Ketidakjelasan ini menyoroti perlunya audit lebih lanjut dari Inspektorat dan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan Dana Desa Bojongsari. Hal ini diharapkan dapat memastikan bahwa setiap rupiah yang diinvestasikan dari dana desa memberikan manfaat maksimal bagi pembangunan ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat desa.

Dengan demikian, upaya untuk memberikan kejelasan dan pertanggungjawaban dalam pengelolaan dana desa menjadi sangat penting demi membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan desa. (Afif/Opik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *