Scroll untuk baca artikel
BeritaKab.Sarolangun

TEMENGGUNG SUKU ANAK DALAM SAMPAIKAN PERMINTAAN MAAF KEPADA INSTITUSI TNI, DANDIM 0420/SARKO BERSAMA FORKOPIMDA GELAR TEPUNG TAWAR DAN SELAMATAN

20
×

TEMENGGUNG SUKU ANAK DALAM SAMPAIKAN PERMINTAAN MAAF KEPADA INSTITUSI TNI, DANDIM 0420/SARKO BERSAMA FORKOPIMDA GELAR TEPUNG TAWAR DAN SELAMATAN

Sebarkan artikel ini

SarolangunHOTNETNEWS.CO.ID  Temenggung atau Kepala Suku Anak Dalam (SAD) menyampaikan permintaan maaf kepada institusi Tentara Nasional Indonesia (TNI) atas terjadinya peristiwa pencurian dan pengeroyokan terhadap anggota TNI yang terjadi di Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun.

Permintaan maaf tersebut disampaikan sebagai bentuk penyesalan sekaligus upaya menjaga hubungan baik dan keharmonisan antara masyarakat Suku Anak Dalam dengan TNI serta seluruh unsur masyarakat di Kabupaten Sarolangun.

Dalam kesempatan tersebut, Temenggung SAD menyampaikan bahwa pihaknya menyesalkan kejadian yang telah terjadi dan berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan baik serta tidak menimbulkan permasalahan baru di kemudian hari.

Usai penyampaian permintaan maaf, kegiatan dilanjutkan dengan tepung tawar dan selamatan yang dihadiri oleh Dandim 0420/Sarko beserta anggota Kodim 0420/Sarko, Danyonif TP 896/Srimpon Pseko, Kapolres Sarolangun, serta unsur Forkopimda Kabupaten Sarolangun.

Kegiatan tepung tawar dan selamatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Selain sebagai bentuk rasa syukur, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi, membangun komunikasi, serta menjaga kondusivitas dan keamanan di wilayah Kabupaten Sarolangun.

Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, S.Sos., M.Han. mengapresiasi sikap Temenggung SAD yang telah menyampaikan permintaan maaf secara langsung. Menurutnya, penyelesaian secara kekeluargaan dan mengedepankan komunikasi merupakan langkah positif dalam menjaga hubungan antara TNI dan masyarakat.

“Kami menerima permintaan maaf ini dengan penuh ketulusan. Yang terpenting ke depan kita bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban dan hubungan yang baik. Mari kita jadikan kejadian ini sebagai pembelajaran untuk mempererat persaudaraan,” ujar Dandim 0420/Sarko.

Dandim juga menegaskan bahwa TNI akan terus berupaya membangun komunikasi dan pendekatan yang humanis dengan seluruh lapisan masyarakat, termasuk masyarakat Suku Anak Dalam, sehingga tercipta rasa saling menghormati dan menjaga keamanan bersama.

Sementara itu, Kapolres Sarolangun bersama unsur Forkopimda turut mengajak seluruh pihak untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif serta menyelesaikan setiap persoalan melalui komunikasi dan jalur yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Rangkaian kegiatan tepung tawar dan selamatan kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus harapan agar seluruh pihak senantiasa diberikan keselamatan, kedamaian dan keberkahan.

Kegiatan tersebut menjadi simbol semangat perdamaian, persaudaraan dan kebersamaan, sekaligus memperkuat sinergitas TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketenteraman di Kabupaten Sarolangun. [Siefronhadi]