Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BekasiBeritaKriminal & HukumLingkunganPolres Metro Bekasi

Kapolres Metro Bekasi, Semua Warga Bekasi Diminta Waspada Jelang Mudik Lebaran 2024

178
×

Kapolres Metro Bekasi, Semua Warga Bekasi Diminta Waspada Jelang Mudik Lebaran 2024

Sebarkan artikel ini

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Twedy Aditya Bennyahdi minta warga di wilayah hukum Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, meningkatkan waspada jelang Lebaran 2024.

Hotnetnews.co.id | Bekasi, Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Twedy Aditya Bennyahdi mengimbau semua warga di wilayah hukum Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi aksi kriminalitas menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah atau Lebaran 2024.

Terlebih aksi kriminalitas menjelang Lebaran kerap mengalami kenaikan kasus sehingga warga diingatkan untuk terus waspada.

Kami mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan seperti penjambretan, curanmor, dan pencurian rumah kosong,” kata dia dalam keterangannya, Minggu (31/3/2024).

Jajaran kepolisian terus berkomitmen memberikan perlindungan keamanan kepada masyarakat dengan meningkatkan jam patroli lingkungan.

Kemudia, jajaran kepolisian di seluruh sektor didesak untuk melaksanakan patroli rutin malam secara rutin guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Siang hari juga kami lakukan patroli kewilayahan. Kami berkomitmen untuk terus memberikan perlindungan dan keamanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Sementara, warga yang hendak melakukan perjalanan mudik ke daerah asal agar melaporkan kepada perangkat wilayah terkait supaya segera ditindaklanjuti dengan pengetatan wilayah.

Laporkan ke Ketua RT atau RW setempat jika hendak mudik jadi bisa dikoordinasikan terkait pengamanan lingkungannya,” ucap dia.

Selama periode Maret 2024, jajaran Polres Metro Bekasi berhasil menangkap 31 pelaku kejahatan jalanan.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja sama dan dukungan penuh masyarakat yang melaporkan tindakan kriminal,” tutur Twedy. Penangkapan puluhan pelaku itu bagian dari operasi penyakit masyarakat atau pekat bersama jajaran kepolisian sektor.

Sebanyak 31 pelaku kejahatan itu terlibat pencurian sepeda motor atau curanmor, begal, jambret, pemerasan, pengeroyokan, hingga pembunuhan.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *