Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaKab. TeboKriminal & HukumNasionalPeristiwaPolriViral

Ormas LMPP Mendatangi Polsek Rimbo Bujang, Pertanyakan Misteri Kematian Santri

201
×

Ormas LMPP Mendatangi Polsek Rimbo Bujang, Pertanyakan Misteri Kematian Santri

Sebarkan artikel ini

Ormas LMPP kabupaten Tebo Bersama awak Media Mendatangi Polsek Rimbo Bujang Kelurahan Wiroto Agung Kecamatan Rimbo Bujang Rabu 19 Maret 2024 jam 23.00 WIB

Hotnetnews.co.id || Kab. Tebo (Jambi) Kasus kematian santri di Pesantren Raudhatul Mujawidin, yang terletak di wilayah Rimbo bujang kabupaten Tebo, yang mana kasus salah satu santri yang meninggal dunia belum juga di ketahui apa penyebab nya yang belum terungkap. sehingga pihak keluarga meminta pertolongan kepada Pengacara kondang Hotman Paris.

Dalam perkembangan kasus santri yang meninggal dunia tersebut, pihak penyidik dari Polres Tebo bertempat di Polsek Rimbo bujang memanggil beberapa santri dari pesantren Raudhatul Mujawidin untuk di minta keterangan atas kematian rekan nya.

Di saat berlanjut nya proses penyidikan Ormas LMPP Macab Rimbo bujang bersama rekan rekan Media mendatangi Polsek Rimbo bujang ingin mendapatkan informasi secara langsung dari penyidik agar berita ini tidak simpang siur.

Berhubung waktu saat itu sudah menunjukan pukul 23.32 WIB pihak penyidik memeriksa anak di bawah umur.

Pada saat bersamaan Ormas LMPP sedang berada di Polsek Rimbo bujang.

Ketua Ormas LMPP Agus Wadi sempat berbicara sama santri yang mau di pinta keterangan oleh penyidik yang kata santri tersebut mereka di ajak oleh pengacara dari Pesantren untuk memberikan keterangan.

Sedangkan santri tersebut tidak di ketahui oleh orang tua nya datang ke polsek Rimbo bujang ini keterangan dari beberapa santri yang hadir pada waktu itu.

Ketua Ormas LMPP macab Rimbo bujang Agus Wadi dan rekan rekan Media ingin langsung konfirmasi ke penyidik malah di halang halangi oleh salah satu petugas inisial A. inisial A meminta kartu identitas dari salah satu Media .

Pada saat kartu identitas di kasih maka di arahkan lah kalau mau ngambil dokumentasi harus minta izin ke Humas maka pihak ormas mengubungi Humas. Humas menjawab tidak bisa karena Humas nya mau minta izin ke Kapolres dulu

Ketua ormas LMPP Agus Wadi sempat tanya jawab lewat handphone. para Media yang hadir saat itu tetap ingin mengambil dokumentasi. Humas menjawab dia tidak bertanggung jawab kalau para Media tetap mengambil photo dokumentasi di saat anak santri di pinta keterangan oleh penyidik.

Sehubungan dengan itu, apakah benar anak di bawah umur saat di minta keterangan ada pendamping nya.

Dan pada malam itu juga hasil dokumentasi tidak dapat di peroleh oleh awak Media yang hadir saat itu.

Pada malam itu juga pihak Ormas dan Media sempat meminta keterangan dari pihak pondok Pesantren saling tanya jawab.

Dan untuk selanjut nya kita tunggu hasil pemeriksaan para santri.

(Zul Effendi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *