Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaJawa BaratKriminal & HukumPeristiwa

Pegi 8 Tahun Jadi Buronan Polisi, Cukup Bikin Heran Indragiri Pakar Psikologi Forensik

103
×

Pegi 8 Tahun Jadi Buronan Polisi, Cukup Bikin Heran Indragiri Pakar Psikologi Forensik

Sebarkan artikel ini

Hotnet News.co.id || JABAR, Ditangkapnya Pegi Setiawan yang diduga sebagai dalang pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon 8 tahun silam menunai banyak respons dari masyarakat.

Di media sosial, keraguan terhadap hasil tangkapan jajaran Polda Jawa Barat itu disuarakan leh warganet

Warganet meragukan sosok Pegi Setiawan adalah dalang dari pembunuhan sejoli, Vina dan Eki, pada 27 Agustus 2016 tersebut.

Baru-baru ini, seorang pakar Psikologi Forensik, Reza Indragiri juga merasa heran. Masih banyak pertanyaan besar di benaknya

Reza Indragiri heran mengapa Pegi mampu menghindari kejaran polisi selama 8 tahun terakhir.

Pria asal Cirebon yang disebut berprofesi sebagai kuli bangunan berhasil bebas meski delapan pelaku lain telah ditangkap dan diadili.

Secanggih apa Pegi mengganti identitas, mengubah penampilan, berpindah-pindah tempat,” tanya Reza Indragiri seperti dilansir dari Disway.id.

Lebih lanjut, Reza berharap pihak kepolisian segera mengungkap peran Pegi Setiawan dalam kasus pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon. Menurutnya, masih banyak pertanyaan besar yang belum terjawab.

Polisi harus mengungkap apa peran Pegi pada situasi yang disebut sebagai pembunuhan dan pemerkosaan tersebut,” ujarnya.

Dia membunuh? Dia memerkosa? Sperma yang ditemukan pada korban adalah milik dia?” imbuh Reza.

Menurut Reza, ada atau tidaknya temuan bukti sperma dalam kasus tersebut harus diungkap secara gamblang. Kalau ada, harus dibuktikan sperma tersebut milik siapa.

Reza menjelaskan, ada atau tidaknya sperma sangat penting sebab akan menentukan situasi 8 tahun lalu apakah ada tindakan pemerkosaan atau tidak.

Saka juga menyebut sosok terpidana kasus pembunuhan Vina dan Eki yang sudah bebas yakni Saka Tatal.

Baru-baru ini Saka mengaku telah menjadi korban salah tangkap. Saka bersikeras tidak terlibat dalam kasus tersebut. Dia juga mengaku ditangkap polisi setelah membeli bensin.

Di samping itu, Reza Indragiri juga menyarankan agar polisi tidak terobsesi utuk mendapatkan pengakuan tersangka. Dia berharap polisi lebih serius dan fokus dalam segi pembuktian

“Agar tidak ada lagi pencabutan BAP, jangan terlalu mengejar pengakuan pelaku. Lebih fokus saja pada pembuktian,” katanya

Pegi Setiawan Menyamar Sebagai Robi

Seperti diberitakan sebelumnya, jajaran Polda Jabar telah menangkap seorang pria asal Cirebon atas nama Pegi Setiawan. Pegi diduga sebagai dalang pembunuhan Vina dan Eki yang telah masuk daftar pencarian orang alias DPO.

Tersangka PS diduga sebagai otak kasus pembunuhan disertai pemerkosaan yang terjadi delapan tahun silam,” demikian dikatakan Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Jules Abraham Abast, Kamis 23 Mei 2024.

Tidak hanya itu, menurut Abraham, Pegi sempat mengganti namanya selama berada di Bandung dan bekerja sebagai kuli bangunan. “Dia berganti nama. Panggilan di tempat kerja (kuli bangunan) mengaku bernama Robi,” jelasnya.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *