HotnetNews.co.id||Muara Enim~ Tahun 2025 segera akan berganti namun pembangunan Dikabupaten Muara Enim masih banyak yang harus di evaluasi, karena sepanjang pembangunan menggunakan anggaran APBD Tahun 2025 banyak beredar tentang buruknya kualitas Pengerjaan Pembangunan Proyek yang ada Di Muara Enim baik temuan di Lapangan Maupun berita dimedia online. H. ADRIANSYAH salah satu Civil Society di Muara Enim mengingatkan BUPATI untuk tidak main-main dengan proyek APBD.
Sebagai pemimpin tertinggi di level kabupaten harus berani memerintahkan bawahannya untuk memutus kontrak penyedia jasa yang sudah melewati masa kontrak untuk tidak diperpanjang dan memerintahkan mengaudit pekerjaan yang asal-asalan atau tidak memenuhi spesifikasi mutu beton. Kamis, ( 25 Desember 2025).
Pekerjaan fisik bangunan yg asal-asalan tersebut sangat merugikan masyarakat dan mengamburkan keuangan daerah dengan adanya bangunan yang tidak berkualitas. Menurut H. ADRIANSYAH
Penyebab banyak nya proyek yang asal-asalan tersebut disebabkan kurang nya pengawasan dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). “Akibat kurang nya pengawasan tesebut menyebabkan kontraktor yang suka “Maling” ,melakukan pekerjaan asal-asalan, mutu material yang tidak sesuai spesifikasi yang di tentukan”, ujar H. Adriansyah.
Salah satu dinas yang harus dievaluasi yakni Dinas PUPR yang mana harus memberikan syarat dalam dalam proses penagihan prestasi pekerjaan HARUS ADA LAPORAN PENGUJIAN MATERIAL DAN DESIGN CAMPURAN BETON K- 250 dari laboratorium pengujian bahan dari lembaga kredibel. “Hasil uji lab ini penting untuk meminimalisir tingkat kecurangan yang di lakukan penyedia jasa”, tutup H.Adriansyah.














