Hotnetnews.co.id || Depok, Di jumpai di rumah sekaligus Workshop di Jl. Radar AURI No. 90 Mekarsari, Cimanggis, Kota Depok. Wartono lelaki kelahiran Solo ini menyambut kami dengan ramah dan mempersilahkan masuk. Sambil seruput kopi Wartono menyampaikan kisahnya yang begitu panjang dari usaha Las yang di tekuninya sampai dirinya masuk ke dunia Politik di mana Partai PSI menjadi pilihannya. Senin, (29/01/24)
“Sejak tahun 98 saya menggeluti usaha Las ini, dan saya awali dari nol. Ini rumah sekaligus usaha dan workshop saya, bagi siapapun yang ingin belajar saya persilahkan,”ucap Wartono.
Saat di tanya mengapa masuk ke dunia politik kan enak ngelas dapat duit banyak kok mau nyaleg yang menguras pikiran, tenaga, waktu dan uang apa sih tujuannya.
Dengan penuh senyum. “Yang jelas tujuan utama sebenarnya saya pingin berbuat lebih banyak lagi untuk masyarakat, walau image dewan sekarang itu kan dinilai di masyarakat itu tidak bagus di mana banyak setelah jadi lupa kita akan berusaha mengembalikan marwah seorang dewan itu berpihak ke masyarakat itu saja yang utamanya,”tuturnya.
Wartono berharap kelak bila di beri amanah dirinya bisa membantu masyarakat lebih luas lagi, “kita harus transparan aja, karena selama ini rakyat udah curiga aja bahwa dewan nggak bener gak mau terjun ke masyarakat. kita mencoba dari PSI itu akan membuat suasana yang baru dan transparan terhadap masyarakat biar anggaran apapun kita lempar ke masyarakat kita sama-sama bekerja demi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,”tegasnya
Saat di tanya masalah dunia pendidikan dan kesehatan yang menjadi fokusnya, Wartono pun menjawab dengan tenang. Bicara masalah pendidikan dia mengatakan terjun langsung menjumpai ibu-ibu.
“Bertahun-tahun keluhannya sama, setiap mau penerimaan siswa baru PPDB pasti selalu pusing, padahal anak yang mau sekolah di tambah kondisi ekonomi yang semakin sulit, harus bayar ini itu. Sementara sekolah negri terbatas gak mampu menapung lulusan yang keluar baik dari SD, SMP apa lagi SMA/SMK. Jadi jumlah sekolah harus di tambah. Adanya zona pun tentunya sangat merugikan bagi siswa berprestasi yang ingin masuk sekolah. Jadi sistim ini harus di rubah kalau tidak dunia pendidikan akan seperti ini terus menerus,”tegasnya.
Masih kata Wartono Caleg PSI Dapil Cimanggis, no urut 2 ini berharap, “Harapan ke depan bila saya di beri amanah, saya akan meratakan pendidikan sesuai kapasitas kebutuhan di setiap kelurahan ada 2-3 sekolahnya, minimal masyarakat sekitar nyaman menyekolahkan anaknya dan tidak ada lagi jual beli kursi ini yang kurang baik,”tambahnya.
Wartono juga berharap mutu pendidikan di Kota Depok harus berkualitas dari guru pengajar maupun fasilitasnya, agar tercipta generafo yang cerdas dengan demikian orang tua merasa bangga, nyaman melepas anaknya untuk menuntut ilmu dan mereka dapat bekerja dengan nyaman.
“Saya ingin Kota Depok ini semakin maju pendidikannya, begitu juga masalah kesehatan, mutu pelayanan kesehatan di tingkatkan tidak di persulit dan berobat gratis agar masyarakat tanpa terbebani, dan dinas sosial pun harus turun tangan membantu masyarakat kurang mampu,”terang Wartono. (J0)













