BEKASI – HOTNETnews.co.id
Kamar Besar secara resmi meluncurkan inisiatif baru bertajuk “Membangun Sumber Informasi bagi Solusi Masyarakat Bekasi”. Program ini dirancang sebagai pusat rujukan data dan informasi solutif guna menjawab berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan pemuda di wilayah Bekasi. Langkah strategis ini diharapkan mampu memangkas kesenjangan informasi sekaligus memberikan jalan keluar nyata bagi dinamika warga lokal.Ketua Vokasi, Bram Ananta, menegaskan bahwa akses terhadap informasi yang valid adalah kunci utama pembangunan SDM yang kompeten.
Menurutnya, program ini akan menjadi jembatan penting bagi masyarakat untuk meraih peluang kerja dan pengembangan diri.”Kami di lini vokasi melihat bahwa masalah mendasar di Bekasi sering kali bukan karena kurangnya peluang, melainkan karena informasi yang tidak sampai ke masyarakat. Melalui wadah Kamar Besar ini, kami berkomitmen menyajikan sumber informasi yang terstruktur, aplikatif, dan berbasis solusi. Ini adalah langkah konkret membangun ekosistem masyarakat yang mandiri dan terampil,” ujar Bram Ananta dalam keterangannya di Bekasi, Jumat (31/7).
Senada dengan hal tersebut, H. Marjuki, SM., MM., menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mengelola informasi agar berdampak luas pada kesejahteraan warga. Pusat informasi ini didesain tidak hanya sekadar menampung data, tetapi juga merumuskan kebijakan solutif.”Bekasi adalah wilayah yang berkembang sangat pesat. Masyarakat membutuhkan satu pintu informasi yang tepercaya dan bisa diandalkan untuk menyelesaikan berbagai persoalan sehari-hari, mulai dari ekonomi kreatif hingga pelayanan publik. Kamar Besar hadir untuk itu, mengolah informasi menjadi solusi nyata demi kemajuan bersama seluruh warga Bekasi,” kata H. Marjuki.
Melalui kolaborasi ini, Kamar Besar ke depan akan menyediakan berbagai program digitalisasi informasi, pelatihan berbasis kompetensi, serta forum diskusi interaktif.
Kegiatan ini melibatkan elemen akademisi, praktisi vokasi, dan tokoh masyarakat secara berkala guna memastikan penyebaran informasi berjalan inklusif dan merata di seluruh wilayah Bekasi. [Dyt]












